TNI Manunggal Air Bersih Dimulai di Cimahi, Lebih dari 800 KK Diproyeksikan Terima Manfaat

Wali Kota Cimahi Ngatiyana (totopong) saat meresmikan Program TNI Manunggal Air Bersih bagi masyarakat Kota Cimahi Tahun 2026 di Kelurahan Cipageran, Kecamatan Cimahi Utara, Minggu (28/6)
CIMAHI, SalZa News – Program TNI Manunggal Air Bersih bagi masyarakat Kota Cimahi Tahun 2026 resmi dimulai. Program tersebut ditargetkan memberikan manfaat langsung kepada lebih dari 800 kepala keluarga (KK) di sejumlah wilayah Kota Cimahi.
Launching program dilaksanakan di Kelurahan Cipageran, Kecamatan Cimahi Utara, Minggu (28/6/2026), dan dihadiri Wali Kota Cimahi Ngatiyana, Dandim 0609/Cimahi beserta jajaran, Kapolres Cimahi, unsur Pemerintah Kota Cimahi, serta unsur kewilayahan dan masyarakat.
Wali Kota Cimahi Ngatiyana menyampaikan apresiasi dan penghargaan kepada TNI Angkatan Darat, khususnya Kodim 0609/Cimahi, serta seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam pelaksanaan Program TNI Manunggal Air di Kota Cimahi.
Menurutnya, program tersebut mencerminkan semangat kemanunggalan TNI dengan rakyat sekaligus menjadi bukti kuatnya kolaborasi antara TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat dalam memenuhi kebutuhan dasar warga, khususnya akses terhadap air bersih.
“Air bukan sekadar kebutuhan sehari-hari. Air bersih merupakan fondasi bagi kesehatan, kualitas hidup, dan produktivitas masyarakat,” ujar Ngatiyana.
Ia mengatakan, di tengah pertumbuhan kota dan meningkatnya kebutuhan masyarakat, masih terdapat sejumlah wilayah yang menghadapi keterbatasan akses terhadap air bersih.
Karena itu, Program TNI Manunggal Air menjadi salah satu ikhtiar bersama untuk memperluas akses masyarakat terhadap air bersih yang layak.
“Setiap upaya untuk memperluas akses air bersih sesungguhnya merupakan investasi bagi masa depan masyarakat,” katanya.
Ngatiyana menjelaskan, berdasarkan hasil identifikasi potensi sumber air yang dilakukan TNI Angkatan Darat, program tersebut akan dilaksanakan di empat titik.
Salah satunya berada di Pustu Cimenteng, Kelurahan Cigugur Tengah, dengan estimasi penerima manfaat sekitar 340 kepala keluarga.
Sementara tiga titik lainnya berada di Kelurahan Citeureup, yang secara keseluruhan diperkirakan memberikan manfaat bagi sekitar 460 kepala keluarga.
“Secara keseluruhan, lebih dari 800 kepala keluarga akan merasakan manfaat langsung dari program ini,” jelasnya.
Menurut Ngatiyana, angka tersebut bukan sekadar data, melainkan menggambarkan ratusan keluarga yang nantinya akan lebih mudah memperoleh air bersih untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.
“Inilah makna sesungguhnya dari kehadiran negara dan pemerintahan di tengah masyarakat, yaitu hadir memberikan solusi atas kebutuhan dasar warga,” tuturnya.
Ia menegaskan, Pemerintah Kota Cimahi terus berkomitmen meningkatkan pelayanan dasar bagi masyarakat, termasuk penyediaan air minum yang memenuhi aspek kualitas, kuantitas, dan kontinuitas.
Untuk itu, Ngatiyana mengajak seluruh masyarakat penerima manfaat untuk bersama-sama menjaga, merawat, dan memanfaatkan sarana air bersih yang dibangun melalui program tersebut.
“Keberhasilan suatu program tidak hanya diukur dari selesainya pembangunan, tetapi juga dari kemampuan kita memeliharanya agar terus memberikan manfaat bagi generasi yang akan datang,” ucapnya.
Ngatiyana berharap Program TNI Manunggal Air Bersih dapat semakin memperkuat semangat gotong royong, mempererat sinergi antarlembaga, serta menumbuhkan kepedulian bersama dalam membangun Kota Cimahi yang lebih sehat, maju, dan sejahtera.
Dengan mengucapkan bismillahirrahmanirrahim, Wali Kota Cimahi Ngatiyana kemudian secara resmi menyatakan Program TNI Manunggal Air Bersih bagi Masyarakat Kota Cimahi Tahun 2026 dimulai.
(Sinta)

