Pengurus IMI Kota Cimahi Periode 2026–2031 Resmi Dilantik, Siap Cetak Talenta Otomotif Berprestasi

Ketua Pengprov IMI Jawa Barat, H. Daniel Mutaqien Syafiuddin, S.T. (kiri) dan Ketua Pengcab IMI Kota Cimahi, Emmawan Baya Siswoyo, S.H., M.Kn. (kanan) saat memperlihatkan pakta integritas (atas)
CIMAHI, SalZa News – Pengurus Cabang (Pengcab) Ikatan Motor Indonesia (IMI) Kota Cimahi periode 2026–2031 resmi dilantik oleh Ketua Pengurus Provinsi (Pengprov) IMI Jawa Barat, H. Daniel Mutaqien Syafiuddin, S.T., dalam rangkaian Cimahi Auto Fest 2026 di Pendopo DPRD Kota Cimahi, Sabtu (1/8/2026).
Pelantikan tersebut dilaksanakan berdasarkan Surat Keputusan IMI Jawa Barat Nomor: 007/IMI-JABAR/SK-ORGAN/A/VI/2026.
Adapun jajaran inti Pengcab IMI Kota Cimahi yang dikukuhkan terdiri dari:
• Ketua: Emmawan Baya Siswoyo, S.H., M.Kn.
• Ketua Harian: Randy Rinaldo.
• Sekretaris: Muhammad Javiera Jehan, S.M.
• Bendahara: Arya Rais.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut unsur Forkopimda Kota Cimahi, DPRD Kota Cimahi, KONI Kota Cimahi, jajaran Pengprov IMI Jawa Barat, kepala perangkat daerah, komunitas otomotif, pelaku UMKM, serta para pecinta otomotif dari berbagai daerah.
Dalam sambutannya, Ketua Pengprov IMI Jawa Barat sekaligus Anggota Komisi V DPR RI, H. Daniel Mutaqien Syafiuddin, mengucapkan selamat kepada seluruh pengurus yang baru dilantik. Ia menjelaskan bahwa IMI Kota Cimahi kini telah berstatus Pengurus Cabang (Pengcab), bukan lagi Koordinator Wilayah (Korwil), sehingga memiliki kewenangan penuh dalam menjalankan organisasi secara mandiri.
Menurut Daniel, IMI bukan hanya menaungi cabang olahraga otomotif yang dipertandingkan secara resmi, tetapi juga membina berbagai komunitas dan klub otomotif, baik roda dua maupun roda empat. Karena itu, IMI memiliki peran strategis dalam membina generasi muda.
“Kalau ingin mengurangi balap liar dan kenakalan remaja, maka perhatian kepada IMI harus diperkuat. Anak-anak muda memiliki energi yang besar dan energi itu harus diarahkan melalui kegiatan yang mereka sukai, yaitu dunia otomotif, sehingga tersalurkan di tempat yang benar,” ujarnya.
Ia berharap Pemerintah Kota Cimahi terus memberikan dukungan terhadap kegiatan dan fasilitas otomotif sehingga pembinaan atlet, komunitas, dan generasi muda dapat berjalan secara berkelanjutan.
Pada kesempatan yang sama, Asisten Perekonomian dan Pembangunan (Asda II) Kota Cimahi, Drs. Achmad Nuryana, yang mewakili Wali Kota Cimahi Ngatiyana, mengucapkan selamat atas nama Pemerintah Kota Cimahi kepada Ketua dan seluruh jajaran Pengurus IMI Kota Cimahi yang baru dilantik.
Ia berharap kepengurusan baru mampu menghidupkan kembali organisasi setelah sempat vakum dan memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan daerah.
Achmad menilai, penyelenggaraan Cimahi Auto Fest tidak hanya menjadi ajang pembinaan olahraga otomotif, tetapi juga mampu meningkatkan sektor pariwisata dan perekonomian daerah.
“Berdasarkan data BPS, sektor otomotif memberikan kontribusi yang cukup besar terhadap perekonomian Kota Cimahi melalui perdagangan kendaraan, jasa perawatan, penjualan suku cadang, hingga berbagai usaha pendukung lainnya. Karena itu kami siap bersinergi dengan IMI untuk menghadirkan kegiatan otomotif yang berkelanjutan,” katanya.
Achmad juga mengingatkan agar semangat “Disiplin di Jalan, Juara di Lintasan” benar-benar diwujudkan dengan menyalurkan minat dan bakat otomotif di lintasan resmi, bukan melalui balap liar di jalan raya.
Senada dengan dukungan tersebut, Ketua Pengcab IMI Kota Cimahi, Emmawan Baya Siswoyo, mengatakan amanah yang diterimanya bukan sekadar memimpin organisasi, melainkan membawa dunia otomotif Kota Cimahi menjadi lebih maju, berprestasi, terarah, dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
Menurut Emmawan, kepengurusan IMI Kota Cimahi periode 2026–2031 memiliki tiga komitmen utama, yakni mengarahkan talenta muda dari balap liar menuju lintasan resmi, menjadikan komunitas otomotif sebagai pelopor keselamatan berlalu lintas sekaligus aktif dalam kegiatan sosial, serta membangun ekosistem otomotif melalui pembinaan atlet, komunitas, dan mekanik lokal.
Program tersebut, katanya, sejalan dengan visi Cimahi Mantap, khususnya pada aspek produktif, yaitu membina pembalap muda, mekanik lokal, dan sumber daya manusia yang kompeten, kreatif, serta siap menghadapi perkembangan teknologi kendaraan masa depan.
“Kami ingin Kota Cimahi tidak hanya dikenal sebagai kota militer, kota pendidikan, maupun kota kreatif, tetapi juga menjadi kota yang melahirkan talenta otomotif berprestasi, memiliki komunitas yang tertib dan berkarakter, serta mampu menjadi tuan rumah berbagai kejuaraan otomotif,” harap Emmawan.
Sementara itu, Ketua Harian IMI Kota Cimahi yang juga Ketua Panitia Pelaksana, Randy Rinaldo, mengatakan Cimahi Auto Fest 2026 menjadi momentum awal untuk menyatukan kembali energi, gagasan, dan semangat kebersamaan seluruh elemen otomotif di Kota Cimahi.
“Kegiatan ini merupakan momentum awal untuk menyatukan kembali energi, gagasan, dan semangat kebersamaan seluruh elemen otomotif Kota Cimahi,” katanya.

Randy menjelaskan, Cimahi Auto Fest 2026 dikemas dengan memadukan empat agenda utama, yaitu pelantikan Pengurus IMI Kota Cimahi periode 2026–2031, Car Meet Up, Fun Contest, serta Food Festival UMKM.
Dalam rangkaian Car Meet Up dan Fun Contest, sebanyak 52 peserta, yang mayoritas merupakan anak-anak muda asal Kota Cimahi, menampilkan berbagai karya modifikasi kendaraan serta kreativitas di bidang otomotif.
Sementara Food Festival UMKM menghadirkan beragam pelaku usaha kuliner lokal yang turut meramaikan acara sekaligus menjadi upaya mendukung pertumbuhan ekonomi masyarakat.
Seluruh rangkaian kegiatan mengusung tema “Disiplin di Jalan, Juara di Lintasan” sebagai pesan bahwa para pegiat otomotif harus menjadi teladan dalam mematuhi aturan lalu lintas. Jalan raya merupakan tempat menjaga keselamatan, ketertiban, dan etika berkendara, sedangkan lintasan resmi menjadi wadah untuk menyalurkan hobi, mengasah kemampuan, memacu adrenalin, dan meraih prestasi.
“Melalui tema ini kami ingin menegaskan bahwa pegiat otomotif Kota Cimahi adalah insan yang taat aturan. Jalan raya adalah tempat menjaga keselamatan dan ketertiban, sedangkan lintasan resmi menjadi tempat untuk menyalurkan passion dan mencetak prestasi,” tutur Randy.
Ia menambahkan, kegiatan tersebut merupakan bentuk nyata komitmen IMI Kota Cimahi dalam mendukung pembangunan daerah melalui pembinaan olahraga otomotif yang aman, tertib, dan berprestasi.
Randy juga menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kota Cimahi, Pengprov IMI Jawa Barat, Forkopimda, para sponsor, pelaku UMKM, komunitas otomotif, serta seluruh panitia yang telah mendukung terselenggaranya kegiatan. Ia menyampaikan pula permohonan maaf apabila masih terdapat kekurangan selama pelaksanaan acara.
Melalui kepengurusan baru tersebut, IMI Kota Cimahi berkomitmen memperkuat pembinaan atlet dan komunitas otomotif, sekaligus menjadi mitra strategis Pemerintah Kota Cimahi dalam mewujudkan budaya berkendara yang aman, tertib, serta melahirkan prestasi di dunia otomotif.
(Sinta)


