Sulap Sampah Jadi Cuan: Dispusipda Jabar & Disarpusda Cimahi Latih Warga Budidaya Maggot Lewat Perpustakaan

1004331438

Kolaborasi Dispusipda Jabar dan Disarpusda Cimahi gelar edukasi Pemanfaatan Maggot BSF lewat Program Transformasi Perpustakaan Berbasis Inklusi Sosial (TPBIS)

 

CIMAHI, SalZa News – Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Daerah (Dispusipda) Provinsi Jawa Barat bersama Dinas Arsip dan Perpustakaan Daerah (Disarpusda) Kota Cimahi memperkuat pelaksanaan Program Transformasi Perpustakaan Berbasis Inklusi Sosial (TPBIS).

 

Langkah ini bertujuan menciptakan fungsi perpustakaan yang lebih inklusif, adaptif, serta membawa dampak nyata bagi kesejahteraan masyarakat.

 

Upaya tersebut diwujudkan melalui helatan kegiatan TPBIS di Kota Cimahi yang mengusung tema “Peluang Pemanfaatan Maggot untuk Meningkatkan Ekonomi Masyarakat”, yang bertempat di Aula Kantor Kelurahan Cibabat, Jalan Sirnarasa No. 18, Cibabat Cimahi Utara, Rabu (29/7/2026).

 

Melalui program ini, Dispusipda Jawa Barat menegaskan peran perpustakaan yang tidak lagi sekadar tempat membaca, melainkan juga wadah belajar sepanjang hayat.

 

1004331439
Dari kanan ke kiri, Kabid BPBGM Dispusipda Jabar, Andri Heryanto, S.T., Pustakawan Utama, Dr. Ir. H. Ahmad Hadadi, M.Si., Kepala Disarpusda Kota Cimahi, Diah Ajuni Lukitosari, S.T., M.T., M.Sc.,M.A.P., dan Praktisi Literasi dan Lingkungan, Dewi Tri Handayani, S.T.

 

Perpustakaan diarahkan untuk mengasah kapasitas warga lewat pelatihan keterampilan, inovasi, hingga pemberdayaan ekonomi berbasis potensi lokal.

 

Kegiatan diawali dengan laporan dari Pustakawan Utama, Dr. Ir. H. Ahmad Hadadi, M.Si. Dalam laporannya, ia menegaskan pentingnya keterikatan perpustakaan dengan kebutuhan riil masyarakat.

 

“Transformasi Perpustakaan Berbasis Inklusi Sosial merupakan program strategis yang bertujuan meningkatkan kualitas layanan perpustakaan agar semakin relevan dengan kebutuhan masyarakat,” ujar Ahmad Hadadi.

 

Melalui kolaborasi antara Dispusipda Provinsi Jawa Barat dan Disarpusda Kota Cimahi, perpustakaan diharapkan mampu menjadi pusat pembelajaran, pemberdayaan, dan pengembangan potensi masyarakat yang memberikan manfaat nyata bagi peningkatan kesejahteraan.

 

Mewakili Kepala Dispusipda Jabar, Kepala Bidang Bina Perpustakaan dan Budaya Gemar Membaca (BPBGM), Andri Heryanto, S.T., M.A.P., menekankan bahwa TPBIS menjadi kunci utama pergeseran peran perpustakaan modern.

 

“Transformasi perpustakaan berbasis inklusi sosial merupakan salah satu program prioritas dalam memperkuat budaya literasi di Jawa Barat. Perpustakaan harus mampu bertransformasi menjadi ruang yang terbuka, inovatif, dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat, sehingga kehadirannya dapat memberikan dampak nyata dalam meningkatkan kualitas hidup dan kesejahteraan masyarakat melalui kolaborasi berbagai pihak,” jelas Andri Heryanto.

 

Sementara itu, Kepala Disarpusda Kota Cimahi, Diah Ajuni Lukitosari, S.T., M.T., M.Sc., menyampaikan rasa terima kasih dan apresiasinya atas sinergi ini, sekaligus memaparkan Kebijakan TPBIS di Kota Cimahi.

 

“Kami menyampaikan apresiasi kepada Dispusipda Provinsi Jawa Barat atas kepercayaan menjadikan Kota Cimahi sebagai lokus pelaksanaan kegiatan. Kolaborasi ini menjadi momentum penting dalam memperkuat peran perpustakaan sebagai ruang belajar sepanjang hayat yang mampu menjawab kebutuhan masyarakat melalui berbagai program pemberdayaan, pelatihan, dan pengembangan keterampilan,” tutur Diah Ajuni Lukitosari.

 

Sesi pemaparan dilanjutkan oleh narasumber Dewi Tri Handayani, S.T., Praktisi Literasi dan Lingkungan, yang mengupas tuntas potensi pemanfaatan maggot Black Soldier Fly (BSF).

 

“Maggot Black Soldier Fly (BSF) merupakan solusi pengelolaan sampah organik yang ramah lingkungan sekaligus memiliki nilai ekonomi. Maggot memiliki potensi sebagai pakan alternatif bagi sektor peternakan dan perikanan, menghasilkan pupuk organik berkualitas, serta membuka peluang usaha produktif yang dapat meningkatkan pendapatan masyarakat,” terang Dewi Tri Handayani.

 

Poin Utama Pemanfaatan Maggot BSF:

• Solusi Lingkungan: Mengolah sampah organik secara ramah lingkungan.

• Nilai Ekonomi: Menjadi pakan alternatif sektor perikanan dan peternakan.

• Produk Sampingan: Menghasilkan pupuk organik berkualitas tinggi.

• Peluang Usaha: Membuka celah bisnis baru untuk menambah pendapatan warga.

 

1004331455
Kabid Perpustakaan Disarpusda Kota Cimahi, Rusli Sudarmadi, S.I.P., M.M.P.

 

Acara dilanjutkan dengan sesi diskusi interaktif yang dipandu oleh Rusli Sudarmadi, S.I.P., M.M.P. (Kepala Bidang Perpustakaan Disarpusda Kota Cimahi) selaku moderator.

 

Berbagai pertanyaan serta pengalaman dari peserta mencerminkan besarnya antusiasme warga terhadap budidaya maggot sebagai usaha ekonomi sirkular yang berkelanjutan dan ramah lingkungan.

 

Melalui penyelenggaraan acara ini, Dispusipda Jabar dan Disarpusda Kota Cimahi mengimbau warga agar semakin aktif memanfaatkan perpustakaan sebagai sarana belajar, berbagi ilmu, mengasah keahlian, dan membangun jejaring kemitraan demi menciptakan peluang bisnis baru. TPBIS diharapkan terus menjadi pendorong terciptanya masyarakat yang produktif, mandiri, dan berdaya saing.

 

Berpijak pada semangat “Perpustakaan Hadir, Masyarakat Sejahtera,” Dispusipda Provinsi Jawa Barat berkomitmen untuk terus memperluas jangkauan Program TPBIS melalui kerja sama dengan pemerintah kabupaten/kota di seluruh wilayah Jawa Barat. Dengan begitu, manfaat perpustakaan dapat dirasakan secara optimal sebagai pusat literasi, inovasi, dan pemberdayaan warga.

(Sinta)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *