Hari Jadi ke-25 Kota Cimahi, Ahmad Dahlan Apresiasi Kinerja dan Program Ngatiyana-Adhitia dalam Mewujudkan Kota yang Semakin Maju

Anggota Komisi II DPRD Kota Cimahi Fraksi Gerindra, Ahmad Dahlan, A.Md, beserta istri
CIMAHI, SalZa News – Memasuki usia perak ke-25 tahun, pembangunan infrastruktur di Kota Cimahi dipastikan tetap melaju meski di tengah bayang-bayang efisiensi anggaran nasional.
Anggota Komisi II DPRD Kota Cimahi, Ahmad Dahlan, A.Md, menegaskan komitmennya untuk mengawal sejumlah proyek strategis, termasuk rencana realisasi Underpass Sriwijaya Tahap II demi mengurai kemacetan dan mendongkrak ekonomi kota.
Hal tersebut disampaikan oleh legislator dari Fraksi Gerindra ini usai mengikuti Rapat Paripurna Istimewa DPRD Kota Cimahi dalam rangka memperingati Hari Jadi ke-25 Kota Cimahi, yang digelar di Gedung DPRD Kota Cimahi, Jalan Dra. Hj. Djulaeha Karmita No. 5, Cimahi Tengah, Minggu (21/6/2026).
Ahmad Dahlan menyampaikan rasa syukur mendalam atas perjalanan Kota Cimahi yang kini telah menginjak usia seperempat abad sejak resmi berdiri pada 21 Juni 2001 silam.
”Alhamdulillah pada hari ini Kota Cimahi memasuki usia yang ke-25 tahun. Di usia yang ke-25 ini diharapkan Kota Cimahi semakin maju, semakin mantap, dan semakin hebat dengan program-program serta visi kepala daerah terpilih, yaitu Bapak Ngatiyana dan Bapak Adhitia Yudisthira,” ujarnya.

Sebagai anggota Komisi II yang membidangi sektor perekonomian dan pembangunan, Ahmad Dahlan memberikan catatan positif terhadap perkembangan wajah kota.
Ia menilai, kondisi infrastruktur di Kota Cimahi saat ini relatif baik berkat penataan dan perbaikan yang signifikan dari tahun ke tahun.
”Untuk infrastruktur sejauh ini kita melihat sudah cukup bagus. Mulai dari tingkat bawah hingga jalan-jalan kota semuanya sudah tertata dengan rapi. Ini tentunya harus terus dipertahankan dan ditingkatkan agar masyarakat semakin nyaman,” kata Ahmad Dahlan.
Namun, ia mengingatkan bahwa fase usia 25 tahun ini harus menjadi motivasi besar untuk tidak cepat puas. Berbagai capaian yang ada justru wajib dijadikan pemacu untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan publik, pembangunan daerah, serta kesejahteraan masyarakat.
Lebih lanjut, Ahmad Dahlan menegaskan bahwa tantangan ke depan adalah bagaimana merealisasikan program strategis di tengah kebijakan efisiensi anggaran yang saat ini diberlakukan secara nasional.
Salah satu proyek besar yang menjadi sorotannya adalah pembangunan Underpass Sriwijaya Tahap II. Menurutnya, proyek tersebut memiliki posisi vital dalam menunjang mobilitas warga dan efisiensi transportasi di kawasan perkotaan Cimahi.
”Insya Allah untuk pembangunan underpass tahap II akan segera dilaksanakan. Kita berharap program ini dapat berjalan sesuai rencana sehingga manfaatnya bisa segera dirasakan oleh masyarakat,” ungkapnya optimistis.
Ia meyakini, lewat perencanaan yang matang dan tata kelola anggaran yang tepat dari pihak eksekutif, janji politik pembangunan kepada masyarakat akan tetap bisa dipenuhi.
”Meskipun dalam kondisi efisiensi secara nasional, kepala daerah tetap berupaya memperjuangkan dan mengutamakan visi-visi serta janji politik yang telah disampaikan kepada masyarakat. Karena itu kami di legislatif sangat optimistis pembangunan di Kota Cimahi tetap berjalan,” tuturnya.
Ahmad Dahlan juga menekankan bahwa keberhasilan pembangunan tidak bisa digendong oleh pemerintah daerah sendirian. Diperlukan sinergi yang kuat antara pemerintah, DPRD, serta partisipasi aktif dari seluruh elemen masyarakat.
”Semoga di usia yang ke-25 tahun ini Kota Cimahi semakin mantap, semakin maju, dan mampu menghadirkan pembangunan yang benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat. Kita semua tentu ingin Cimahi menjadi kota yang semakin baik dari tahun ke tahun,” pungkasnya.
(Sinta)
