Serap Aspirasi 500 Warga, Dani Daniswara Siap Kawal Rutilahu dan Infrastruktur

1002936634

Anggota DPRD Kota Cimahi dari Fraksi PDI Perjuangan, Mochamad Dani Daniswara, S.Pd.

 

CIMAHI, SalZa News – Sekitar 500 warga dari Daerah Pemilihan (Dapil) 1 yang mencakup Kelurahan Cipageran dan Citeureup menghadiri kegiatan Reses Masa Persidangan I Tahun 2026 yang digelar oleh Anggota DPRD Kota Cimahi dari Fraksi PDI Perjuangan, Mochamad Dani Daniswara, S.Pd., pada Minggu (26/4/2026).

 

Bertempat di Lapangan Voli RT 08 RW 06, Kelurahan Cipageran Cimahi Utara, kegiatan tersebut berlangsung dengan suasana yang tidak hanya khidmat, tetapi juga sarat emosi.

 

Dalam reses ini, masyarakat memanfaatkan kesempatan untuk menyampaikan berbagai keluhan dan aspirasi mereka secara langsung kepada wakil rakyat yang mereka pilih.

 

Permasalahan Rumah Tidak Layak Huni (Rutilahu) menjadi isu utama yang mencuat dalam reses tersebut. Banyak warga mengungkapkan kondisi tempat tinggal yang sudah tidak layak, seperti atap yang bocor serta dinding rapuh yang berpotensi membahayakan keselamatan, terlebih saat cuaca buruk.

 

Selain itu, persoalan infrastruktur lingkungan turut menjadi perhatian serius. Warga mengusulkan sejumlah perbaikan yang dinilai mendesak, di antaranya perbaikan jalan lingkungan yang mengalami kerusakan, pembangunan serta normalisasi gorong-gorong guna mengantisipasi banjir, dan pembangunan kirmir di wilayah rawan longsor.

 

1002936635

Menanggapi hal tersebut, Dani menegaskan pentingnya penanganan segera atas kondisi tersebut.

 

“Masih banyak warga di wilayah ini yang rumahnya butuh perhatian serius. Kondisinya memprihatinkan dan perlu segera direhabilitasi,” ujarnya.

 

Dalam kesempatan itu, suasana sempat berubah menjadi haru ketika Dani mengenang ayahnya, Yus Rusnaya, yang pernah menjabat sebagai anggota DPRD Kota Cimahi periode 2019–2024.

 

Dengan suara bergetar, ia menyampaikan bahwa langkahnya di dunia politik tidak lepas dari keinginan untuk meneruskan perjuangan dan pengabdian yang telah dirintis sang ayah.

 

“Saya mohon maaf jika belum bisa maksimal seperti ayahanda saya. Tapi saya bertekad melanjutkan perjuangan beliau untuk terus menampung dan memperjuangkan aspirasi masyarakat,” ungkapnya di hadapan ratusan warga.

 

Dani menegaskan bahwa dirinya tidak ingin kegiatan tersebut hanya menjadi agenda formalitas semata. Ia berkomitmen untuk mengawal seluruh aspirasi yang disampaikan warga, baik terkait kebutuhan teknis maupun bantuan sosial, hingga terealisasi di tingkat pemerintah kota.

 

“Insya Allah, selama saya diberi kepercayaan, semua usulan ini akan saya perjuangkan. Ini bukan janji kosong, tapi komitmen agar Cimahi bisa lebih maju dan masyarakatnya hidup lebih layak,” tegasnya.

 

Bagi masyarakat Cipageran dan Citeureup, kehadiran Dani dalam reses tersebut menjadi simbol harapan baru. Mereka berharap berbagai aspirasi yang telah disampaikan dapat segera diwujudkan dalam bentuk kebijakan nyata yang berdampak langsung pada kesejahteraan warga.

(Sinta)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *