CFD Kota Cimahi 2026 Resmi Dimulai, Dorong Pola Hidup Sehat dan Penguatan Ekonomi Warga

1003681602

Wali Kota Cimahi Ngatiyana bersama Ketua TP PKK Kota Cimahi Midjiati Ningsih, jajaran Kepala OPD, dan masyarakat antusias mengikuti peluncuran Car Free Day (CFD) Kota Cimahi Tahun 2026 di Alun-alun Kota Cimahi

 

CIMAHI, SalZa News – Ribuan warga memadati kawasan Alun-alun Kota Cimahi pada Minggu (14/6/2026) untuk mengikuti peluncuran Car Free Day (CFD) Kota Cimahi Tahun 2026.

 

Program yang diinisiasi Dinas Kebudayaan, Pariwisata, Kepemudaan dan Olahraga (Disbudparpora) Kota Cimahi bersama Komite Olahraga Rekreasi Masyarakat Indonesia (KORMI) Kota Cimahi tersebut menjadi salah satu agenda dalam rangka memeriahkan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-25 Kota Cimahi.

 

Pelaksanaan CFD dirancang sebagai ruang publik yang dapat dimanfaatkan masyarakat untuk berolahraga, berinteraksi, menikmati hiburan, sekaligus mendukung terciptanya lingkungan perkotaan yang lebih sehat dan nyaman.

 

1003681606

Sejak pagi, masyarakat mengikuti berbagai kegiatan yang telah disiapkan panitia, mulai dari gerak jalan, senam bersama, atraksi olahraga rekreasi, layanan kesehatan gratis, bazar UMKM, hingga pembagian hadiah doorprize.

 

Wali Kota Cimahi, Ngatiyana, menyampaikan bahwa penyelenggaraan Car Free Day memiliki tujuan yang lebih luas dibanding sekadar membatasi aktivitas kendaraan bermotor di kawasan tertentu.

 

Menurutnya, kegiatan tersebut merupakan bagian dari upaya pemerintah daerah dalam menciptakan kualitas lingkungan yang lebih baik sekaligus membangun kebiasaan hidup sehat di tengah masyarakat.

 

Ia menjelaskan bahwa pengurangan emisi kendaraan menjadi salah satu manfaat yang ingin dicapai melalui CFD. Selain membantu menjaga kualitas udara, kegiatan tersebut juga diharapkan mampu menumbuhkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya menjaga kesehatan dan lingkungan.

 

“Ini adalah bagian dari ikhtiar kita menekan emisi gas buang, meningkatkan kualitas udara, dan membangun budaya hidup sehat di tengah masyarakat,” kata Ngatiyana.

 

1003681607

Lebih lanjut, ia menilai keberhasilan pembangunan sebuah kota tidak hanya ditentukan oleh kemajuan fisik dan infrastruktur, tetapi juga oleh kualitas sumber daya manusia yang sehat, produktif, dan memiliki kepedulian terhadap lingkungan sekitar.

 

“Kota yang maju bukan hanya kota yang memiliki infrastruktur baik, tetapi juga kota yang warganya sehat, aktif, produktif, serta memiliki kepedulian terhadap lingkungan,” ujarnya.

 

Pemerintah Kota Cimahi, lanjut Ngatiyana, berkomitmen menjadikan Car Free Day sebagai kegiatan rutin yang akan terus disempurnakan dari waktu ke waktu.

 

Melalui kegiatan tersebut, pemerintah ingin menghadirkan ruang publik yang dapat dimanfaatkan untuk olahraga, edukasi, kreativitas masyarakat, hingga mendukung pertumbuhan ekonomi kerakyatan melalui sektor UMKM.

 

“Kami ingin Car Free Day menjadi ruang publik yang hidup, menjadi wadah olahraga, edukasi, kreativitas, serta penguatan ekonomi kerakyatan melalui UMKM,” ungkapnya.

 

1003681804

Tingginya partisipasi warga dalam pelaksanaan perdana CFD tahun ini juga mendapat apresiasi dari Wali Kota. Menurutnya, semangat masyarakat menunjukkan bahwa kebutuhan terhadap ruang publik yang sehat dan produktif semakin tinggi.

 

“Alhamdulillah antusias masyarakat luar biasa. Kegiatan ini menjadi bagian dalam menyambut HUT ke-25 Kota Cimahi. Kami berharap Car Free Day ini bisa terus berjalan dan Cimahi ke depan menjadi lebih baik, lebih maju, dan semakin sehat masyarakatnya,” tambahnya.

 

Dalam kesempatan yang sama, Kepala Disbudparpora Kota Cimahi Dani Bastiani mengatakan bahwa Car Free Day merupakan salah satu sarana efektif untuk meningkatkan aktivitas fisik masyarakat. Program tersebut juga mendukung implementasi Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (GERMAS) yang terus didorong pemerintah.

 

Menurut Dani, keberadaan CFD tidak hanya berdampak pada aspek kesehatan, tetapi juga berfungsi sebagai ruang interaksi sosial yang mampu memperkuat hubungan antarmasyarakat di wilayah perkotaan.

 

“Car Free Day menjadi ruang publik strategis untuk meningkatkan aktivitas fisik masyarakat, mendukung Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (GERMAS), menekan risiko penyakit tidak menular, sekaligus menjadi ruang interaksi sosial dan penguatan kohesi sosial perkotaan,” jelasnya.

 

Ia menambahkan, CFD Kota Cimahi tahun ini mengangkat tema “Masyarakat Sehat, Bugar, Mantap dan Makin Hepi”. Melalui tema tersebut, pemerintah berharap budaya olahraga semakin berkembang di tengah masyarakat sekaligus membuka peluang peningkatan pendapatan bagi pelaku UMKM yang ikut berpartisipasi dalam kegiatan.

 

Acara tersebut juga dihadiri Deputi Bidang Pembudayaan Olahraga Kementerian Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia Sri Wahyuni serta Asisten Deputi Bidang Pembudayaan Olahraga Kementerian Pemuda dan Olahraga Ahmad Arsani.

 

Sri Wahyuni menekankan pentingnya pemanfaatan ruang publik terbuka sebagai sarana mendorong masyarakat untuk lebih aktif berolahraga. Ia menilai tingkat partisipasi olahraga masyarakat masih perlu terus ditingkatkan melalui berbagai program yang melibatkan masyarakat secara langsung.

 

Karena itu, Kementerian Pemuda dan Olahraga mendorong pelaksanaan Gerakan Masyarakat Aktif dan Bugar (GEMAR) agar dapat menjadi bagian dari setiap penyelenggaraan Car Free Day di berbagai daerah sebagai upaya membangun budaya hidup sehat di Indonesia.

(Sinta)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *