Sah! Agung Yudaswara Nahkodai PDI Perjuangan Cimahi 2025–2030, Siap Perkuat Basis RW

Resmi memimpin, Ketua DPC Terpilih Agung Yudaswara (kiri) menerima SK kepengurusan DPC PDI Perjuangan Kota Cimahi periode 2025–2030 dari Ketua DPD Ono Surono (kanan) dalam momentum konsolidasi partai
CIMAHI, SalZa News – Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDI Perjuangan Kota Cimahi menggelar Pendidikan Politik dan Rapat Konsolidasi Internal sebagai langkah penguatan organisasi, yang berlangsung di Kantor DPC PDI Perjuangan Kota Cimahi, Jl. Asem Barat 1 No. 1, Kelurahan Setiamanah, Kecamatan Cimahi Tengah, Minggu malam (5/4/2026).
Kegiatan ini dihadiri langsung oleh Ketua DPD PDI Perjuangan Provinsi Jawa Barat, Ono Surono, S.T., beserta jajaran pengurus, Ketua DPC PDI Perjuangan Kota Cimahi, Agung Yudaswara, S.T., yang juga menjabat sebagai Wakil Ketua DPRD Kota Cimahi, Sekretaris DPC PDI Perjuangan Kota Cimahi, Pranjani Radja, S.H., M.H., serta Bendahara DPC PDI Perjuangan Kota Cimahi, Freddy Siagian, yang juga anggota DPRD Kota Cimahi.
Turut hadir pula anggota DPRD Kota Cimahi dari Fraksi PDI Perjuangan, yakni Purwanto, S.Pd., Dadang Mulyana, Iwan Setiawan, dan Mochamad Dani Daniswara, S.Pd., serta struktur partai dari tingkat PAC hingga anak ranting.
Agenda utama dalam kegiatan ini adalah penyerahan serta sosialisasi Surat Keputusan (SK) Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PDI Perjuangan untuk kepengurusan DPC Kota Cimahi periode 2025 hingga 2030.

Selain kegiatan konsolidasi, DPC PDI Perjuangan Kota Cimahi juga menggelar aksi sosial dengan membagikan bantuan sembako kepada petugas parkir, tukang becak, petugas kebersihan, anggota Linmas, serta warga kurang mampu di sekitar lokasi kegiatan sebagai bentuk kepedulian terhadap masyarakat.
Ketua DPD PDI Perjuangan Jawa Barat, Ono Surono, S.T., menyampaikan bahwa DPP telah menetapkan struktur kepengurusan baru DPC Kota Cimahi sebagai bagian dari penguatan organisasi.
“DPP partai telah menetapkan struktur, komposisi, dan personalia DPC PDI Perjuangan Kota Cimahi periode 2025–2030, dengan Kang Agung sebagai ketua, Pranjani sebagai sekretaris, dan Bang Freddy sebagai bendahara. Secara keseluruhan terdapat 15 pengurus dalam struktur DPC,” ujarnya.
Ia menegaskan bahwa momentum ini diharapkan menjadi titik awal kebangkitan dan penguatan konsolidasi partai hingga ke tingkat paling bawah.
“Momentum ini kami harapkan menjadi langkah awal bagi DPC untuk memperkuat konsolidasi organisasi, termasuk hingga ke tingkat anak ranting. Dengan demikian, ke depan diharapkan terbentuk kepengurusan berbasis RW di seluruh wilayah Kota Cimahi,” ungkapnya.

Lebih lanjut, Ono menekankan pentingnya peran kader dan sayap partai untuk hadir secara nyata di tengah masyarakat.
“Sayap partai memiliki peran strategis untuk hadir di tengah masyarakat, melakukan monitoring serta pendataan berbagai persoalan, sekaligus menampung pengaduan warga terhadap berbagai permasalahan yang perlu diselesaikan, baik melalui program pemerintah maupun program partai,” jelasnya.
Terkait target politik ke depan, Ono menegaskan bahwa saat ini partai belum berfokus pada pencapaian elektoral, melainkan kerja nyata di masyarakat.
“Kita masih jauh, kita belum berbicara target. Kerja dulu. Dari hasil kerja itu nanti kita evaluasi, baru bisa menentukan langkah berikutnya,” katanya.
Ia menambahkan, orientasi utama partai bukan sekadar meraih kekuasaan, melainkan memberikan kesejahteraan bagi masyarakat.
“PDI Perjuangan merebut kekuasaan itu bukan tujuan akhir. Tujuan partai adalah mensejahterakan rakyat. Jadi jangan ngurusin Pemilu dulu, tapi ngurusin permasalahan rakyat dulu. Itu yang paling penting,” tegasnya.
Sebagai strategi, Ono menekankan pendekatan langsung kepada masyarakat.
“Strateginya gampang, turun ke tengah-tengah rakyat, selesaikan masalah mereka,” pungkasnya.

Sementara itu, Ketua DPC PDI Perjuangan Kota Cimahi, Agung Yudaswara, S.T., menyampaikan bahwa diterimanya SK dari DPP menjadi dorongan semangat baru bagi seluruh jajaran pengurus.
“Alhamdulillah, hari ini DPC PDI Perjuangan Kota Cimahi telah menerima SK dari DPP untuk masa bakti lima tahun ke depan. Hal ini menjadi pemicu semangat bagi kami untuk segera bergerak, sejalan dengan arahan Ketua DPD, agar turun langsung ke masyarakat, mendengarkan, serta memperjuangkan aspirasi yang berkembang,” ujarnya.
Ia juga menyoroti pentingnya keberadaan kantor DPC yang kini bersifat definitif sebagai pusat aktivitas dan pelayanan kepada masyarakat.
“Momen ini juga menjadi bersejarah karena kami telah memiliki kantor DPC definitif yang menjadi rumah perjuangan, tidak hanya bagi kader, tetapi juga bagi masyarakat. Kantor ini akan terbuka selama 24 jam untuk menerima keluhan dan aspirasi warga,” tuturnya.
Dengan dukungan enam anggota fraksi di DPRD Kota Cimahi, Agung optimistis berbagai aspirasi masyarakat dapat diperjuangkan secara optimal.
“Dengan adanya enam anggota fraksi yang tersebar di enam daerah pemilihan, kami optimistis berbagai aspirasi dan keluhan masyarakat dapat diperjuangkan dengan sebaik-baiknya,” tambahnya.
Terkait persiapan menuju kontestasi politik ke depan, Agung menegaskan bahwa proses penjaringan calon legislatif akan dilakukan secara selektif dan terukur.
“Penentuan calon legislatif tidak dapat dilakukan secara sembarangan. Diperlukan figur yang memiliki kualitas, kemampuan menggalang dukungan, serta kepercayaan dari masyarakat. Itu menjadi kunci utama,” jelasnya.
Ia menambahkan pula, hingga saat ini partai masih memfokuskan diri pada penguatan internal organisasi.
“Saat ini kami masih fokus pada konsolidasi internal. Sesuai arahan partai, tahun ini kami menargetkan penyempurnaan struktur hingga ke tingkat anak ranting berbasis RW,” pungkasnya.
Melalui kegiatan ini, DPC PDI Perjuangan Kota Cimahi diharapkan mampu memperkuat soliditas internal serta meningkatkan peran aktif kader dalam menjawab kebutuhan masyarakat di tingkat lokal.
(Sinta)
