Muscab VI PPP Cimahi: Penentuan Formatur hingga Adu Gagasan Calon Ketua Bangkitkan Partai

1002670331

Momen kebersamaan usai Muscab VI, penuh semangat dan optimisme untuk membawa Partai Persatuan Pembangunan Kota Cimahi bangkit dan lebih kuat ke depan

 

CIMAHI, SalZa News – Ketua Demisioner DPC Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Kota Cimahi, H. Agus Solihin, menegaskan bahwa Musyawarah Cabang (Muscab) ke-VI memiliki peran vital dalam menentukan tim formatur penyusun kepengurusan DPC PPP Kota Cimahi masa bakti 2026–2031.

 

Muscab VI tersebut digelar khidmat di Majelis Ta’lim Mawar Arafah, Kompleks Perumahan Pharmindo, Jalan Borobudur 5 No. 6, Cibeureum, Cimahi Selatan, pada Selasa (7/4/2026).

 

Kegiatan ini menjadi momentum penting dalam memperkuat konsolidasi internal partai berlambang Ka’bah tersebut.

 

Selain H. Agus Solihin yang saat ini menjabat sebagai Sekretaris DPW PPP Jawa Barat, hadir pula sejumlah tokoh dalam kesempatan itu di antaranya, Wakil Ketua Bidang Organisasi, Kaderisasi, dan Keanggotaan (OKK) DPW PPP Jawa Barat, Dewa, Anggota DPRD Kota Cimahi dari Fraksi PPP sekaligus Ketua Gerakan Pemuda Ka’bah (GPK) PPP Kota Cimahi, Fitriyani Angelina Silaban, SH, Sekretaris DPC PPP Kota Cimahi Siti Yanti Abintini, SH, MM, para Ketua PAC se-Kota Cimahi, serta jajaran pengurus, kader partai, dan tamu undangan lainnya.

 

1002670325
H. Agus Solihin, Ketua Demisioner DPC PPP Cimahi sekaligus Sekretaris DPW PPP Jabar

Agus menegaskan bahwa Muscab bukan sekadar agenda rutin lima tahunan, melainkan forum strategis untuk bermusyawarah, memperkuat soliditas kader, serta merumuskan arah kebijakan partai ke depan.

 

Agus menjelaskan bahwa komposisi tim formatur ditentukan secara proporsional sesuai AD/ART hasil Muktamar ke-10. Untuk Kota Cimahi yang memiliki tiga PAC, ditetapkan dua perwakilan dari masing-masing PAC sebagai formatur. Selain itu, terdapat masing-masing satu perwakilan dari unsur DPC, DPW, dan DPP.

 

“Total formatur inilah yang akan bekerja menyusun struktur kepengurusan, termasuk menentukan Ketua DPC PPP Kota Cimahi ke depan,” ujarnya.

 

Mengenai sosok yang akan menakhodai partai, Agus menyebutkan bahwa sejumlah nama memiliki peluang besar. Kandidat potensial muncul dari berbagai unsur.

 

1) Unsur Legislatif: Anggota dewan yang sedang menjabat sekaligus Ketua GPK PPP Kota Cimahi, Fitriyani Angelina Silaban.

 

2) Internal DPC: Sekretaris DPC PPP Kota Cimahi Siti Yanti Abintini.

 

​​“Dalam klausul peraturan organisasi dan AD/ART, baik unsur struktural maupun legislatif memiliki peluang yang sama untuk dipilih menjadi Ketua DPC,” tambahnya.

 

Agus juga menyoroti tantangan politik ke depan dengan menjadikan hasil Pemilu 2024 sebagai bahan evaluasi.

 

“Pada Pemilu 2024 lalu, PPP Kota Cimahi meraih sekitar 18 ribu suara. Secara hitungan, sebenarnya ada peluang meraih hingga empat kursi, namun belum tercapai. Ini menjadi tantangan ke depan,” ungkapnya.

 

Ia menekankan bahwa kepemimpinan periode 2026–2031 harus mampu meningkatkan pemerataan suara di setiap daerah pemilihan (dapil) serta memperkuat basis dukungan.

 

Menurutnya, indikator keberhasilan ketua partai sangat jelas, yakni meningkatkan jumlah suara dan perolehan kursi di parlemen.

 

Sesuai AD/ART, tim formatur diberikan waktu maksimal tujuh hari setelah pelaksanaan Muscab untuk merampungkan struktur kepengurusan.

 

“Dalam waktu tujuh hari itu, formatur akan melakukan serangkaian rapat untuk menentukan struktur kepengurusan, termasuk menetapkan Ketua DPC PPP Kota Cimahi,” pungkasnya.

 

 

1002670335
Anggota DPRD Kota Cimahi dari Fraksi PPP sekaligus Ketua GPK PPP Kota Cimahi, Fitriyani Angelina Silaban, SH

Salah satu calon Ketua DPC PPP Kota Cimahi, Fitriyani Angelina Silaban, menyatakan komitmennya untuk membangun kembali kekuatan partai jika diberi amanah.

 

Sebagai anggota DPRD Kota Cimahi dari PPP sekaligus Ketua Gerakan Pemuda Ka’bah (GPK) PPP Kota Cimahi, ia mengaku siap bekerja maksimal untuk meningkatkan eksistensi partai yang saat ini baru memiliki satu kursi di parlemen.

 

“Apabila saya diridoi oleh Alloh SWT dan didukung oleh seluruh kader serta pengurus PPP Kota Cimahi, saya akan mengupayakan semaksimal mungkin untuk menghidupkan mesin partai dari tingkat ranting hingga DPC,” ujar Fitri, sapaan akrabnya.

 

Menurutnya, langkah awal yang akan dilakukan adalah melakukan konsolidasi menyeluruh, termasuk memperbaiki struktur kepengurusan dan mengaktifkan kembali sayap-sayap partai.

 

Ia menegaskan, tujuan utama dari upaya tersebut adalah meningkatkan perolehan kursi PPP di DPRD Kota Cimahi pada Pemilu mendatang.

 

“Saya menargetkan minimal terbentuk satu fraksi di DPRD Kota Cimahi. Bahkan jika memungkinkan, satu daerah pemilihan (dapil) satu kursi bisa kita raih,” tegasnya.

 

Fitri juga mengingatkan bahwa PPP Kota Cimahi pernah mencapai masa kejayaan, termasuk berhasil menduduki posisi Wakil Ketua DPRD yang saat itu diisi oleh Agus Solihin.

 

“Sejarah itu ingin kita kembalikan. Kita ingin PPP bangkit dan menjadi barometer keberhasilan di Kota Cimahi,” katanya.

 

Dinamika politik ke depan juga berpotensi berubah, lanjut Fitri, termasuk wacana pemisahan jadwal Pemilu nasional dan daerah, yang menuntut kesiapan lebih matang dari partai dan para kandidat.

 

Oleh karena itu, jika terpilih sebagai Ketua DPC PPP Kota Cimahi, Fitri mengungkapkan akan fokus pada penguatan internal partai dalam 100 hari pertama. Langkah prioritas yang akan dilakukan adalah merapikan struktur kepengurusan mulai dari tingkat ranting, PAC, hingga pimpinan harian DPC.

 

“Semua kepengurusan harus rampung, lengkap by name by address, dan terkonsolidasi dengan baik. Setelah itu, baru kita masuk ke tahapan politik berikutnya,” jelasnya.

 

Ia menambahkan, konsolidasi tersebut menjadi penting sebagai persiapan menghadapi tahapan verifikasi faktual partai politik yang direncanakan berlangsung pada 2027.

 

1002670336
Sekretaris DPC PPP Kota Cimahi Siti Yanti Abintini, SH, MM

Sementara itu, calon lainnya, Siti Yanti Abintini, juga menyatakan kesiapannya maju dalam kontestasi Muscab sebagai bentuk tanggung jawab kader.

 

“Insya Allah, saya ikut dalam konstelasi Muscab ini sebagai calon Ketua DPC PPP Kota Cimahi. Ini adalah bentuk tanggung jawab saya sebagai kader,” ujar Yanti, panggilan akrabnya.

 

Dalam visinya, Yanti ingin membawa PPP menjadi partai yang lebih kuat, modern, dan inklusif agar mampu menarik simpati masyarakat luas.

 

Menurutnya, penguatan elektabilitas partai harus dibarengi dengan program nyata yang menyentuh kebutuhan masyarakat, khususnya di bidang ekonomi, kesehatan, dan kesejahteraan.

 

“PPP ke depan harus menjadi partai yang lebih terbuka dan mampu menjawab kebutuhan umat dan masyarakat, sehingga elektabilitas partai dapat meningkat,” jelasnya.

 

Ia juga menekankan pentingnya menjaga soliditas internal di tengah dinamika pemilihan.

 

“Ini adalah proses demokrasi dan pembelajaran bagi seluruh kader. Siapapun yang terpilih nanti, kita harus tetap solid dan mendukung demi kemajuan PPP,” katanya.

 

Untuk strategi ke depan, Yanti akan fokus pada penguatan internal partai serta pendekatan langsung ke masyarakat.

 

“Kita perkuat struktur partai, tingkatkan kapasitas kader, dan hadirkan program yang dirasakan masyarakat,” pungkasnya.

 

1002670387

Masa depan kepemimpinan PPP di Kota Cimahi kini berada di tangan tim formatur. Dengan tenggat waktu hanya satu minggu, keputusan krusial mengenai siapa nakhoda baru partai hingga 2031 akan segera terungkap.

 

Harapan besar tertuju pada ketua terpilih untuk membawa misi kebangkitan, yakni memenangkan suara rakyat dan mengembalikan kejayaan PPP di panggung politik lokal.

(Sinta)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *