Iwan Setiawan dan d’Flash Hidupkan Kembali Lagu Koes Plus dalam Silaturahmi Halal Bihalal “NgumBar” di Laneo Cafe
d’Flash saat tampil di Laneo Cafe Bandung. Band ini beranggotakan Beny, Beno, Agung, dan Iwan Setiawan sebagai drummer dan vokal
BANDUNG, SalZa News – Suasana hangat penuh nostalgia mewarnai acara Silaturahmi & Halal Bihalal bertajuk NgumBar (Ngumpul Bareng) yang digelar di Laneo Caffe & Eatery, Jl. Jawa No. 46–48, Bandung, Sabtu malam (12/4/2026).
Kegiatan yang berlangsung mulai pukul 19.00 WIB hingga 22.00 WIB ini dihadiri komunitas serta para penggemar Koes Plus dari berbagai wilayah Jawa Barat.
Band d’Flash yang merupakan asuhan Iwan Setiawan tampil sebagai salah satu pengisi acara utama. Iwan sendiri dikenal sebagai drummer dan vokal d’Flash sekaligus anggota DPRD Kota Cimahi.

Iwan menyampaikan bahwa band yang berdiri sejak akhir tahun 2023 ini memiliki misi melestarikan karya-karya Koes Plus melalui penampilan tribute.
“Alhamdulillah, ini merupakan konser ketiga kami di Laneo Cafe. Kami hadir bersama komunitas dan para penggemar Koes Plus di Jawa Barat,” ujar Iwan.
Ia menjelaskan, d’Flash beranggotakan empat personel, yakni Beny (bass, vokal, gitar), Beno (keyboard, melodi gitar, vokal), Agung (rhythm gitar, vokal), serta dirinya sebagai drummer dan vokal.
Sejak terbentuk, d’Flash telah tampil di berbagai daerah, mulai dari Bekasi hingga wilayah Bandung Raya. Dalam setiap penampilannya, mereka membawakan lagu-lagu Koes Plus secara tribute dengan aransemen yang tetap mempertahankan nuansa asli.

Menariknya, saat d’Flash tampil di atas panggung, suasana acara semakin hidup. Penampilan mereka mampu menyedot perhatian publik, bahkan secara spontan menggiring para penonton untuk berjoget bersama bahkan ada yang menari dengan gaya khas era dulu, menghadirkan nuansa nostalgia yang begitu kental.
“Kami meng-cover lagu-lagu Koes Plus, berusaha semirip mungkin dengan versi original. Saat ini kurang lebih sudah ada sekitar 150 lagu yang kami kuasai,” ungkapnya.
Iwan menambahkan, kecintaan terhadap Koes Plus sudah tertanam sejak kecil di setiap personel. Hal itu menjadi dasar kuat terbentuknya d’Flash, meskipun usia band ini masih tergolong baru.
Lebih lanjut, ia menilai Koes Plus memiliki peran besar dalam sejarah musik Indonesia. Bahkan, ia mendorong agar Koes Plus diakui sebagai bagian penting dari warisan budaya nasional.

“Koes Plus adalah pelopor revolusi musik Indonesia. Kami berharap pemerintah bisa menetapkan mereka sebagai pahlawan musik Indonesia, salah satunya Tonny Koeswoyo,” tegasnya.
Selain itu, d’Flash juga ingin memperkenalkan kembali lagu-lagu Koes Plus kepada generasi muda. Menurutnya, banyak karya Koes Plus yang belum populer namun memiliki kualitas musikal yang tinggi.
“Banyak orang hanya mengenal lagu-lagu populer seperti Muda Mudi, Kolam Susu atau Diana, padahal masih banyak lagu lain yang tidak kalah enak didengar. Kami ingin menggali itu agar tetap eksis,” katanya.

Meski saat ini fokus pada tribute, d’Flash tidak menutup kemungkinan untuk menciptakan karya sendiri di masa mendatang.
“Untuk saat ini kami belum menciptakan lagu sendiri, tapi masing-masing personel sebenarnya punya karya. Ke depan, insya Allah akan kami satukan,” tambahnya.
Melalui kegiatan tersebut, d’Flash juga membuka peluang kerja sama di bidang hiburan, baik secara langsung maupun melalui manajemen Zakanova Enterprise.
Dengan semangat pelestarian, d’Flash berharap musik Koes Plus tetap hidup dan menjadi bagian dari identitas budaya Indonesia yang terus dikenang lintas generasi.
(Sinta)
