DPRD Cimahi Siap Dukung Regulasi Pengembangan Seni Lukis Daerah
Ketua DPRD Kota Cimahi, Wahyu Widyatmoko
CIMAHI, SalZa News – Ketua DPRD Kota Cimahi, Wahyu Widyatmoko, menghadiri acara Deklarasi dan Pelantikan Pengurus Forum Komunikasi Pelukis Kota Cimahi (FORKIS Kota Cimahi) Periode 2026–2031, di Pendopo DPRD Kota Cimahi, Sabtu (7/2/2026).
Ia menegaskan bahwa seni lukis dan seni rupa memiliki peran strategis dalam membangun karakter, citra, serta nilai ekonomi sebuah kota.
Menurut Wahyu, Kota Cimahi memiliki sejarah dan potensi seni yang luar biasa, termasuk lahirnya karya-karya dari pelukis kenamaan yang telah dikenal di tingkat nasional hingga internasional. Ia optimistis FORKIS Kota Cimahi mampu melanjutkan dan mengembangkan potensi tersebut ke arah yang lebih besar.
“Kita punya sejarah yang luar biasa dan tokoh-tokoh seni yang luar biasa. Saya yakin FORKIS Kota Cimahi juga akan menuju ke sana,” ujarnya.
Wahyu menekankan bahwa kegiatan seni tidak hanya sebatas ruang ekspresi dan apresiasi, tetapi juga memiliki nilai edukasi serta nilai ekonomi yang tinggi bagi masyarakat. Keberadaan FORKIS diharapkan mampu mendorong lahirnya karya-karya berkualitas yang tidak hanya bernilai artistik, tetapi juga bernilai jual.
“Pertemuan hari ini bukan hanya soal pelantikan dan deklarasi, tetapi bagaimana ke depan karya-karya seni ini bisa mengedukasi masyarakat sekaligus menumbuhkan nilai ekonomi, khususnya bagi para pelaku seni lukis,” jelasnya.

Ia juga mengapresiasi pameran karya seni lukis yang ditampilkan di Gedung DPRD Kota Cimahi. Meski mengaku tidak memahami secara teknis karakter tiap lukisan, Wahyu menilai karya-karya tersebut mencerminkan kualitas dan dedikasi para pelukis Cimahi.
“Ini membuktikan bahwa teman-teman yang tergabung dalam FORKIS sangat luar biasa dan masih menjunjung tinggi nilai-nilai seni, khususnya seni lukis di Kota Cimahi,” katanya.
Lebih lanjut, Wahyu menegaskan komitmen DPRD Kota Cimahi untuk mendukung penuh pengembangan seni dan budaya daerah, termasuk melalui kebijakan dan regulasi yang berpihak pada pelaku seni dan ekonomi kreatif.
Ia bahkan secara terbuka mempersilakan jajaran pengurus FORKIS untuk berkomunikasi dan berkoordinasi dengan DPRD terkait kebutuhan regulasi maupun kebijakan yang mendukung kemajuan seni lukis di Cimahi.
“Kalau ada keperluan terkait kebijakan atau pembentukan regulasi seni, silakan datang ke kami. Insya Allah akan kita bahas bersama dan kami dukung,” ungkapnya.
Wahyu berharap FORKIS dapat menjadi mitra strategis pemerintah dan DPRD dalam membangun ekosistem seni dan budaya yang berkelanjutan, sekaligus membuka ruang seluas-luasnya bagi pelaku seni untuk berperan aktif dalam pembangunan Kota Cimahi.
“Seni adalah ekspresi nurani kita. Melalui seni, kita menunjukkan jati diri kita. Dan dari situlah orang lain akan melihat nilai-nilai yang kita miliki,” pungkasnya.
(Sinta)
