Diskominfo Cimahi Cetak Sejarah dengan Predikat ZI Menuju WBK dan WBBM
Kepala Diskominfo Kota Cimahi, Ahmad Saefulloh (tengah) didampingi Aspemkesra Hendra Gunawan (batik hijau) saat memperlihatkan Piagam Penghargaan SAKIP dan ZI Awards 2025
JAKARTA, salzanews.com – Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kota Cimahi untuk pertama kalinya berhasil meraih Predikat Zona Integritas (ZI) menuju Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) dan Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM) dari Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemenpan-RB) Republik Indonesia.
Penghargaan tersebut diserahkan dalam ajang Penghargaan Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (SAKIP) dan ZI Awards 2025 yang berlangsung di Aula Kemenpan-RB, Daerah Khusus Jakarta, Rabu (11/2/2026).
Tidak hanya Diskominfo, dua Perangkat Daerah lainnya di lingkungan Pemerintah Kota (Pemkot) Cimahi juga turut menerima Predikat ZI, yakni Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) serta Kecamatan Cimahi Selatan.
Pemberian predikat Zona Integritas ini merupakan bentuk apresiasi atas komitmen instansi pemerintah dalam membangun tata kelola pemerintahan yang bersih, transparan, serta akuntabel.
Kepala Diskominfo Kota Cimahi, Ahmad Saefulloh, mengungkapkan bahwa capaian tersebut menjadi momen bersejarah karena untuk pertama kalinya Diskominfo meraih predikat ZI menuju WBK dan WBBM.
Ia menjelaskan, predikat ini diberikan kepada instansi pemerintah yang menunjukkan kesungguhan dalam mewujudkan birokrasi yang bebas dari praktik korupsi sekaligus menghadirkan pelayanan publik yang bersih dan berkualitas.
“Predikat ini merupakan bagian dari strategi Reformasi Birokrasi untuk mempercepat terwujudnya pelayanan publik yang berkualitas, bebas dari KKN, serta memiliki budaya kerja anti-korupsi. Untuk Diskominfo, Disdukcapil, dan Kecamatan Cimahi Selatan, ini adalah kali pertama mendapatkan predikat ZI pada tahun 2026,” ujarnya.
Lebih lanjut, Ahmad berharap capaian tersebut dapat menjadi ruang implementasi nilai dasar Ber-AKHLAK sebagai fondasi kinerja Aparatur Sipil Negara (ASN), khususnya di lingkungan Diskominfo Kota Cimahi.
Menurutnya, nilai berorientasi pada pelayanan, akuntabel, kompeten, harmonis, loyal, adaptif, dan kolaboratif harus benar-benar diwujudkan dalam praktik kerja sehari-hari melalui penguatan Zona Integritas.
“Kami berharap nilai dasar ASN Ber-AKHLAK dapat terimplementasi secara nyata melalui Zona Integritas ini, sehingga pelayanan kepada masyarakat semakin optimal,” ungkapnya.
Ahmad juga menekankan agar predikat ZI yang telah diraih tidak berhenti sebagai simbol penghargaan semata, tetapi menjadi motivasi bagi seluruh ASN di Diskominfo untuk terus menjaga komitmen dalam membangun birokrasi yang bebas korupsi.
“Kedepan, ZI ini harus menjadi motivasi bagi seluruh jajaran Diskominfo untuk mempertahankan komitmen sesuai dengan predikat yang telah disandang, yakni bebas dari korupsi,” pungkasnya.
(Sinta)
