Menuju Pelayanan Prima, Pemkot Cimahi Jadikan Otonomi Daerah Sebagai Ruang Inovasi

1002965879

Wali Kota Cimahi Ngatiyana (tengah) didampingi Wakil Wali Kota Adhitia Yudisthira (tengah kanan) bersama dengan Kadinkes Cimahi Mulyati (kanan), Kadiskominfo Cimahi Ahmad Saefulloh (kiri) dan Kadisdukcapil Tri Lospala Candra (tengah kiri)

 

CIMAHI, SalZa News – Suasana khidmat menyelimuti Lapangan Apel Kantor Pemerintah Kota Cimahi pada Senin (27/4). Jajaran Pemkot Cimahi, unsur Forkopimda, kepala instansi vertikal, hingga seluruh ASN berkumpul untuk memperingati Hari Otonomi Daerah ke-30.

 

Tahun 2026 ini, peringatan mengusung tema strategis: “Dengan Otonomi Daerah, Kita Wujudkan Asta Cita,” sebuah seruan untuk mempererat sinergi pusat-daerah demi kesejahteraan masyarakat.

 

​Momen yang jatuh setiap 25 April ini bukan sekadar seremoni kalender. Ini adalah panggung refleksi atas hak daerah dalam mengelola rumah tangganya sendiri demi mempercepat pembangunan dan menghadirkan pelayanan publik yang lebih inovatif.

 

1002966460

​Wali Kota Cimahi, Ngatiyana, dalam arahannya menegaskan bahwa otonomi adalah ruang kreasi. Namun, kebebasan berinovasi ini harus dibarengi dengan integritas pelayanan.

 

​“Otonomi daerah bukan hanya soal kewenangan, tetapi juga tanggung jawab untuk menghadirkan pelayanan publik yang cepat, tepat, dan berkualitas. Setiap perangkat daerah harus mampu menunjukkan kinerja yang terukur dan berdampak langsung bagi masyarakat,” tegas Ngatiyana.

 

​Ia juga mengingatkan bahwa ego sektoral tidak punya tempat dalam pembangunan kota. Sinergi antar Organisasi Perangkat Daerah (OPD) adalah kunci utama.

 

​“Kita tidak bisa bekerja sendiri-sendiri. Dibutuhkan kolaborasi yang solid antar OPD agar setiap program dan kebijakan dapat berjalan efektif dan dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” tambahnya.

 

​Sebagai bentuk evaluasi dan motivasi, Pemkot Cimahi memberikan penghargaan bagi OPD dengan performa terbaik dalam Laporan Penyelenggaraan Pemerintahan Daerah (LPPD) serta Standar Pelayanan Minimal (SPM). Berikut adalah rinciannya;

 

1002965869
Wali Kota Cimahi Ngatiyana memberikan penghargaan kepada Kadinkes Cimahi Mulyati sebagai Pemenang OPD Pertama Kategori LPPD

​1. Kategori LPPD (Urusan Wajib Pelayanan Dasar)

​Peringkat I: Dinas Kesehatan

​Peringkat II: Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD)

​Peringkat III: Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR)

 

​2. Kategori LPPD (Urusan Wajib Non-Pelayanan Dasar & Pilihan – IKK 6–9)

​Peringkat I: Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil

​Peringkat II: Dinas Kebudayaan, Pariwisata, Kepemudaan dan Olahraga

​Peringkat III: Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD)

 

​3. Kategori LPPD (Indikator Kinerja Kunci 2–5)

​Peringkat I: Dinas Komunikasi dan Informatika

​Peringkat II: Inspektorat Kota Cimahi

​Peringkat III: Dinas Lingkungan Hidup

 

​4. Penghargaan Khusus & Inovasi

​Selain instansi, apresiasi diberikan kepada individu dan tim yang menunjukkan responsivitas tinggi:

 

• ​ASN Responsif (Penyusunan LPPD): Diberikan kepada sejumlah pegawai dari berbagai perangkat daerah.

• ​Implementasi SPM Terbaik: Dinas Kesehatan Kota Cimahi.

• ​ASN Responsif Tim SPM: Nurkartiazni.

• ​Pemenang Lomba “Unjuk Kapinter” ASN: Juara I diraih Diskominfo, disusul Dinas Sosial (Juara II), dan Dinas Pangan dan Pertanian (Juara III).

 

​Puncak acara ditutup dengan momen penuh haru sekaligus bangga melalui penyerahan Surat Keputusan (SK) Pensiun. Penghargaan ini diberikan kepada sejumlah pejabat yang akan memasuki masa purna tugas terhitung mulai 1 Mei 2026, sebagai bentuk penghormatan tinggi atas dedikasi panjang mereka dalam membangun Kota Cimahi.

(Sinta)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *